<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="111">
<titleInfo>
<title><![CDATA[MAKNA KAFIR DALAM AL-QURAN (STUDI KOMPARATIF PENAFSIRAN M.QURAISH SHIHAB DAN SAYYID QUTHB)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fahmi Firmansah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Program Studi Ilmu Al Qur'an & Tafsir ]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Ilmu Al Qur'an & Tafsir]]></form>
<extent><![CDATA[96 hlm.; 21 Cm X 30 Cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam al-Quran, kata kafir bukan hanya bermakna tunggal,tetapi beragam 
maknanya, terulang sebanyak 525 kali di berbagai surat. Al-Qur’an dalam 
menggunakan kata kafir dalam satu ayat dengan ayat yang lain itu berbeda, seperti 
dalam QS. Ali ‘Imran (3): 151, ayat ini menyebutkan kata kafir yaitu orang-orang 
yang mempersekutukan Allah SWT. Sedangkan pada QS. Lukman (31): 12, alQuran menyebutkan kafir yaitu orang-orang yang tidak mensyukuri nikmat Allah. 
Atau mengkufuri nikmat Allah SWT. Perbedaan kafir tidak hanya terbatas pada 
ayat-ayat al-Qur’an saja, melainkan para mufassirin yang memiliki pemahaman 
yang luas dan berbeda dalam memahami kafir dalam al-Qur’an. Juga perbedaan 
yang terjadi dikalangan para ulama’ dan inteketual.
Dalam rangka menganalisis fenomena ini, maka penulis melakukan 
penelitian dengan judul “Hakikat Kafir dalam Al- Qur’an (Studi Komparatif M. 
Qurais Shihab dan Sayyid Quthb)”. Guna menjawab secara segnifikan atas 
pernyataan mengenai hakikat makna kafir dalam al-Qur’an dan berbagai pertanyaan 
bagaimana makna kafir dalam al-Qur’an menurut M. Quraish Shihab dalam tafsir 
al-Misbah dan Sayyid Quthb dalam tafsir Fi zilal Qur’an, perbedaan dan persamaan 
dan kelebihan dan kekurangan penafsiran diantara keduanya.
Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library reseach) yang 
menggunakan metode penelitian deskriptif analisis komparatif dengan pendekatan 
historis. Deskriptif analisis komparatif adalah metode dengan cara mendeskripsikan 
tafsir dari kedua tokoh yang dikaji, dalam penelitian ini M. Qurais Shihab dan 
Sayyid Quthb lalu dianalisis secara kritis, serta mencari sisi persamaan dan 
perbedaan, kelebihan dan kekurangan dari penafsiran kedua tokoh yang dikaji. Dan 
pendekatan historis adalah pendekatan dengan cara memahami ayat-ayat al-Qur’an 
dengan cara mempelajari sejarah turunnya yang disebut dengan asbab al-nuzul . 
Melalui pendekatan ini, seseorang akan mengetahui hikmah hukum tertentu dari 
ayat al-Qur’an, untuk memelihara syari’at dari kekeliruan memahaminya.
Hasil penelitian ini adalah konteks sosio historis, sumber penafsiran, 
metode, dan coraknya memberikan pengaruh yang cukup segnifikan dalam 
menghasilkan perbedaan penafsiran al-Qur’an, khususnya tentang makna kafir. 
Antara M. Qurais Shihab dan Sayyid Quthb sepakat memaknai kata kafir, yaitu: 
QS. Al-Maidah(5): 44, QS.Al-A’raf(7): 45, QS. Al- Taubah (9): 32, QS. AlAnkabut(29): 47, QS. Ar-rum (30): 8 dengan arti mengingkari dan menutupi, 
namun berbeda dalam memberikan penjelasan tafsiran kelima ayat tersebut,
meskipunn perbedaannya tidak begitu jauh.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Skripsi Ilmu Alquran dan Tafsir]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[0104]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Institut Asy-Syukriyyah Tangerang]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[R 0104 FAH m]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[R00104]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Gedung Perpustakan Institut Asy Syukriyyah (000)]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[R 0104 FAH m]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="127" url="" path="/Skripsi FAHMI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[MAKNA KAFIR DALAM AL-QURAN (STUDI KOMPARATIF PENAFSIRAN M.QURAISH SHIHAB DAN SAYYID QUTHB)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[111]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-10-14 17:23:14]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-10-14 17:24:42]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>