<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="181">
<titleInfo>
<title><![CDATA[MAKNA KATA AL-BIRR DAN IHSAN DALAM AL-QURAN QS AL-BAQARAH AYAT 177 DAN QS AN-NAHL AYAT 90 ANALISIS KAJIAN SEMANTIK]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BAYINATUN ROHMANIYAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Program Studi Ilmu Al Qur'an & Tafsir ]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Pendidikan Agama Islam]]></form>
<extent><![CDATA[Skripsi Ilmu Alquran & Tafsir]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kata al-Birr dan Ihsan dalam kamus dan terjemahan ayat al-Qur‟an 
memiliki arti yang sama yaitu kebaikan. Al-Qur‟an menggunakan beberapa istilah 
dalam menggambarkan kata kebaikan, di antaranya yaitu: ihsan, al-birr, khair, 
ma‟ruf, husnul, hasan, toyyib, jayyid. Namun, dalam pelitian ini penulis hanya 
akan fokus pada kata al-Birr dan Ihsan Q.S Al-Baqaroh ayat 177 dan Q.S AnNahl ayat 90 yang kemudian dikaji dari aspek makna dasar, dan makna relasional.
Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif, dengan 
menggunakan sumber kepustakaan (library research). Penelitian ini 
menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan linguistik. Metode 
analisisnya adalah analisis semantik yang dikembangkan oleh Toshihiku Izutsu, 
seorang ahli linguistik yang tertarik pada al-Qur‟an. Penulis melacak dan 
menghimpun ayat-ayat yang berkaitan, kemudian menganalisis makna-makna 
yang terkandung di dalam ayat tersebut. 
Makna dasar yang selalu melekat pada kata al-Birr adalah ath-Tho‟ah
“ketaatan”. Makna relasional kata al-Birr berdasarkan analisis sintagmatik di
antaranya: infaq, taqwa, amr, ta‟awun. Dan makna relasioanl berdasarkan analisis 
paradigmatik diantaranya shidqun, khair, saleh, ihsan, tho‟ah sebagai sinonim 
dari kata al-Birr, antonimnya yaitu kata kata kadzib, al-Fisq, al-„aq, syarr.
Sedangkan makna dasar kata Ihsan adalah “hasanah”. Makna relasional kata 
Ihsan berdasarkan analisis sintagmatik di antaranya: infaq, taqwa, walidain, 
nafsun, „adl, jaza. Kedua yaitu makna Ihsan berdasarkan analisis paradigmatik 
diantaranya al-Birr, hasanah, jamil, ma‟ruf sebagai sinonim dari kata Ihsan, 
sedangkan kata isa‟ah, sayyi‟ah, syarr adalah sebagai antonim. Kata al-Birr dan 
Ihsan memiliki kedekatan konsep, kata Ihsan memiliki cakupan yang lebih luas 
dibandingkan dengan kata al-Birr. 
Al-Birr dan Ihsan adalah dua hal yang tidak dapat terpisahkan dalam 
aktualisasi berbagai aspek kehidupan baik secara horizontal dengan sesama 
manusia ataupun bersifat vertikal yang melambangkan hubungan yang baik 
dengan Allah. Dalam bidang harta yaitu dengan bentuk infaq dan memastikan 
harta yang dimiliki aman dari sumber haram dan syubuhat, dalam bidang ilmu 
dengan mengamalkan dan mengajarkannya, dalam bidang jabatan dan kekuasaan 
dengan berbuat adil sesuai dengan kedudukan yang dimilikinya, serta memegang 
amanah dengan sebaik-baiknya, berbuat al-Birr dan Ihsan melalui kedudukan 
harus dilakukan dengan jalan penyelesaian masalah dengan seadil-adilnya, dalam 
bidang politik dengan menegakkan prinsip musyarawah dan demokrasi sesuai 
aturan yang telah disepakati, serta bertanggung jawab untuk menghadirkan 
kesejahteraan sosial yang berkeadilan.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Skripsi Ilmu Alquran dan Tafsir]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[R00172]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Institut Asy-Syukriyyah Tangerang]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[R 00172 BAY m]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[R00172S]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Gedung Perpustakan Institut Asy Syukriyyah (000)]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[R 00172 BAY m]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="201" url="" path="/SKRIPSI BAYYINAH .pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[MAKNA KATA AL-BIRR DAN IHSAN DALAM AL-QURAN QS AL-BAQARAH AYAT 177 DAN QS AN-NAHL AYAT 90 ANALISIS KAJIAN SEMANTIK]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[181]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-30 12:21:10]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-30 12:22:04]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>