<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="287">
<titleInfo>
<title><![CDATA[LEGALITAS & EFEKTIFITAS AKAD NIKAH SIRRI YANG  DIDAFTARKAN BELAKANGAN DITINJAU BERDASARKAN UU NO.16  TAHUN 2019 TENTANG PERKAWINAN]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DENNY FRANSISCO SULISTIYO ARGO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Institut Asy-Syukriyyah ]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Program Studi Hukum Ekonomi Syariah ]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Hukum Ekonomi Syariah]]></form>
<extent><![CDATA[109 Hlm .; 21 cm X 33 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>legalitas dan efektivitas pencatatan 
pernikahan sirri yang didaftarkan belakangan, ditinjau berdasarkan Undang- 
Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 
Tahun 1974 tentang Perkawinan. Fenomena nikah sirri masih marak terjadi di 
berbagai wilayah Indonesia, terutama dikarenakan faktor ekonomi, budaya, usia 
belum mencukupi, atau kurangnya kesadaran akan pentingnya pencatatan 
pernikahan. Akibat tidak dilakukannya pencatatan sejak awal, banyak pasangan 
mengalami hambatan hukum dan administratif, terutama dalam pengurusan akta 
kelahiran anak, kartu keluarga, hak waris, hingga layanan publik lainnya. 
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan empiris dengan 
mengumpulkan data dari Kantor Urusan Agama (KUA) dan pengadilan agama 
sebagai sumber utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mekanisme 
pencatatan pernikahan yang dilakukan setelah akad sirri telah tersedia melalui jalur 
isbat nikah ataupun pencatatan langsung di KUA, pelaksanaannya belum 
sepenuhnya efektif. Beberapa hambatan yang ditemukan antara lain adalah proses 
birokrasi yang panjang, keterbatasan sumber daya manusia di KUA dan pengadilan, 
serta masih rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya legalitas 
pernikahan secara hukum negara. 
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencatatan nikah sirri yang dilakukan 
belakangan tetap penting sebagai langkah menuju kepastian hukum, perlindungan 
hak-hak istri dan anak, serta akses administratif. Penulis merekomendasikan agar 
pemerintah meningkatkan sosialisasi hukum, menyederhanakan prosedur 
pencatatan, dan memperluas akses layanan pencatatan bagi masyarakat secara 
merata.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Skripsi Hukum Ekonomi Syariah]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[R00277]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Institut Asy-Syukriyyah Tangerang]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[R 00277 DEN l]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[R00277S]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Gedung Perpustakan Institut Asy Syukriyyah (000)]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[R 00277 DEN l]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="314" url="https://drive.google.com/file/d/1E2LmVcCkSBgpcoBycNEwEuWJGTp6YyyI/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1E2LmVcCkSBgpcoBycNEwEuWJGTp6YyyI/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list"><![CDATA[LEGALITAS & EFEKTIFITAS AKAD NIKAH SIRRI YANG  DIDAFTARKAN BELAKANGAN DITINJAU BERDASARKAN UU NO.16  TAHUN 2019 TENTANG PERKAWINAN]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[287]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-03-09 13:44:27]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-03-09 13:45:24]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>