<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="88">
<titleInfo>
<title><![CDATA[MAKNA GADH AL-BASHAR DALAM PERSPEKTIF AlQURAN (Studi Komparatif Tafsir Al-Jamili Ahkam Al-Quran dan Fi  Zhilal Al-Quran )]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Usman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Tangerang STAI Asy-Syukriyyah ]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Program Studi Ilmu Al Qur'an & Tafsir ]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Ilmu Al Qur'an & Tafsir]]></form>
<extent><![CDATA[99 hlm.; 21 Cm X 30 Cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Usman, Makna Gadh Al-Bashar dalam Perspektif Al=Qur’ân. Masyarakat 
kita telah dipenuhi dengan perangkat fitnah dan media untuk memancing nafsu 
yahwat di semua media (kantor, rumah, jalan, tempat umum, dan semua tempat 
yang dihuni manusia). Semua media itu berlomba-lomba merangsang syahwat dan 
menggerakkan nafsu yang biadab. Orang yang berpegang pada syariat agamanya, 
berusaha mengokohkan pendirian atas perintah rabb-Nya. Sedangkan orang yang 
lalai semakin terlena dengan segala kemaksiatan yang ada. 
Pada zaman fahsya dan mungkar seperti hari ini, ketika laki-laki dan 
perempuan bergaul tanpa pembatas. Sehingga perempuan berjalan–jalan di depan 
laki-laki tanpa menutup aurat dengan perasaan tak merasa bersalah sedikit pun. 
Emansipasi perempuan yang disalahkaprahkan sehingga perempuan ingin tampil 
seperti laki-laki. Pengaruh budaya barat yang kuat, sehingga umat Islam tidak 
memandang lagi etika Islam. Media pandang seperti media elektronik atau media 
cetak, memiliki andil besar dalam membuat kekacauan ini. Ditambah keadaan umat 
Islam yang tidak menghiraukan ajaran-ajaran agama kecuali sebagian orang saja, 
sehingga banyak yang tidak mengetahui bahwa menjaga pandangan adalah perintah 
agama. Berdasarkan penjelasan di atas, maka ini yang melatarbelakangi penulis 
tertarik membahas gadh al-bashar. 
Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan secara terperinci tentang makna 
gadh al-bashar dalam pandangan Al-Qur’ân dengan mengkomparasikan pendapat 
Sayyid Quthb dan Imam Qurthubi. Jenis penelitian yang digunakan adalah 
penelitan kualitatif yang tentunya menghasilkan data deskriptif dari sesuatu yang 
diamati. Penelitian ini juga mengunakan metodologi komparatif, membandingkan 
penafsiran Sayyid Quthb dan Imam Al-Qurthubi mengenai ayat-ayat Al=Qur’ân 
yang berkaitan dengan gadh al-bashar. 
Hasil penelitian ini membuktikan, bahwa makna gadh al-bashar menurut 
Sayyid Quthb dan Imam Al-Qurthubi tidak ada perbedaan. Menurut keduanya gadh 
al-bashar memiliki makna menundukkan pandangan terhadap lawan jenis yang 
bukan mahramnya. Hanya saja dari segi penafsiran mengenai Gadh al-bashar, 
Imam Al-Qurthubi menjelaskan secara terperinci termasuk dari segi fiqihnya. 
Sedangkan Sayyid Quthb menjelaskan hal-hal yang fundamental saja dan lebih 
menonjolkan dari segi penjiwaan ayat tersebut terhadap manusia. Penafsiran Imam 
Al-Qurthubi mengandung beberapa penjelasan dari segi lughoh, pendapat nabi, 
pendapat sahabat nabi, dan beberapa pendapat ulama lainnya. Sedangkan dalam 
penafsiran Sayyid Quthb kita tidak menemukan hal itu</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Skripsi Ilmu Alquran dan Tafsir]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[081]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Institut Asy-Syukriyyah Tangerang]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[R 081 USM h]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[R00081]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Gedung Perpustakan Institut Asy Syukriyyah (000)]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[R 081 USM h]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="152" url="" path="/SKRIPSI USMAN 2022 input.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[MAKNA GADH AL-BASHAR DALAM PERSPEKTIF AlQURAN (Studi Komparatif Tafsir Al-Jamili Ahkam Al-Quran dan Fi  Zhilal Al-Quran )]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[88]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-08-02 19:01:50]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-02 12:04:28]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>